Ada beberapa macam teh (Camellia sinensis) yang ada di dunia saat ini.Diantara yang menyebabkan terdapatnya beberapa macam teh adalah lokasi tumbuhnya, seperti: teh Cina, Sri Lanka, Jepang, Indonesia, atau teh Afrika. Teh hijau, seperti juga teh hitam, berasal dari tumbuhan yang sama. Nama dan wujudnya menjadi berbeda karena proses
persiapan yang dijalani berbeda.

Teh hijau diproses dengan cara khusus. Setelah dipetik, daun teh akan mengalami pengasapan. Proses ini akan mengeringkan daun teh, namun tidak sampai mengubah warna daun. Kondisi inilah yang menyebabkan air seduhan daun teh tetap terlihat berwarna hijau muda. Proses ini kemudian terbukti dapat mempertahankan berbagai kandungan nutrisi, antara lain zat antioksidan polyphenols pada daun teh.

Kandungan teh hijau yang menyehatkan tubuh adalah …..

Antioksidan Polyphenol

Para ilmuwan Jepang percaya bahwa antioksidan polyphenol yang terdapat dalam teh hijau adalah bahan sangat bermanfaat bagi kesehatan, yaitu mampu mengurangi risiko penyakit jantung, membunuh sel tumor, dan menghambat pertumbuhan sel kanker paru-paru, kanker usus terutama sel kanker kulit. Zat ini dapat membantu kelancaran proses pencernaan makanan melalui stimulasi peristalsis dan produksi cairan pencernaan.

Fluoride

Fluoride tergolong sebagai mineral yang dapat mencegah pertumbuhan karies pada gigi, mencegah radang gusi, dan gigi berlubang.

Mangan

Kandungan mangan yang terdapat pada teh hijau dapat membantu penguraian gula menjadi energi sehingga membantu menjaga kestabilan kadar gula dalam darah.

Kafein

Kadar kafein yang terkandung dalam teh hijau berbeda dengan kafein yang terkandung dalam kopi. Pada teh hanya terkandung kafein sebanyak 3 – 5%. Jadi jika kita rajin minum teh, maka tubuh dan pikiran akan terasa lebih segar. Kafein berpengaruh positif pada aktivitas mental, dan dapat memperbaiki proses pencernaan makanan dalam lambung.

Pencernaan yang baik akan membakar lemak dalam tubuh lebih efisien. Jika Anda sedang menjalani diet, proses ini membantu usaha untuk mengurangi berat badan. Terlebih lagi jika teh diminum saat perut masih kosong.

Teh hijau mengandung Tanin

Hasil penelitian terakhir tentang teh hijau menunjukkan bahwa kandungan senyawa golongan tanin yang terkandung dalam teh hijau mampu mencegah dan mengobati gangguan ginjal. Sementara itu daun teh yang masih basah dapat digunakan sebagai kompres kulit yang terkena gigitan serangga, terbakar sinar matahari, atau sebagai penyegar untuk mata yang lelah.

Bagi anda yang ingin teratur menjaga kondisi kesehatan, sangat disarankan agar setidaknya meminum satu cangkir teh hijau, baik panas ataupun dingin setiap hari.