Awalnya sih iseng mau download-download aja. Biasanya kalo kita download tu kita masukin url-nya satu persatu. Tapi masalahnya yang mau tak download itu banyak banget, so nggak mungkin masukin url satu persatu, capek. Terpaksa cari cara untuk mendownload semua file tersebut hanya dalam satu proses, artinya tidak dengan memasukkan url-nya satu persatu. Karena semua file yang mau didownload itu terletak dalam satu folder, sempat terpikir untuk menggunakan httrack, tapi agak males karena nggak terbiasa.

Alhasil teringatlah “perbuatan” seorang teman, dia download banyak file hanya dengan sebuah proses. Usut punya usut, ternyata dia pake wget. Sebenernya aku juga dah nggak asing lagi ma yang namanya wget, aku dah sering pake ni aplikasi. Biasanya kalo aku males nungguin downloadan aku biasanya pake wget, soalnya kalo download biasa gitu kadang ada yang usil, entah di-pause, cancel, etc. So kadang aku pake wget, khan nggak ketahuan, terus bisa ditinggal pulang (apalagi kalo di server, nggak bakalan mati tu komputer), so besok pagi tinggal di ambil hasil downloadan-nya.

Karena biasanya aku pake wget untuk download file tunggal atau hanya beberapa, maka sekarang harus mencari cara supaya bisa mendownload sebuah folder beserta seluruh isinya. Mau tidak mau harus membaca manualnya. Akhirnya, setelah mengamati sekitar 1500-an baris, akhirnya ketemu juga opsi untuk mendownload directory beserta isinya. Yaitu -r (recursive), ternyata nggak beda ama perintah-perintah di linux, yang berhubungan dengan directory selalu pake opsi recursive, kayak rm -r (untuk menghapus directory), cp -r (untuk mengcopy directory), dll. So akhirnya aku pake perintah berikut :

wget -bcr -np http://url/nama_folder/

Perintah di atas adalah untuk mendownload seluruh isi folder alamat yang ditentukan, hanya alamat yang ditentukan, tidak dengan folder yang berada di atasnya. Dan akhirnya semua file yang terletak dalam satu folder itu terdownload semua, hanya dengan satu perintah.

Mungkin sudah banyak orang yang mengenal wget. Wget adalah sebuah aplikasi untuk mendownload file dari sebuah web server. Wget bersifat non-interaktif, artinya wget berjalan di atas terminal, bukan GUI. Wget adalah bagian dari GNU Project, jadi bersifat open source, sehingga kita bebas memakai dan mendistribusikannya. Keunggulan dari wget adalah :

  • Gratis
  • Resume
  • Mirroring
  • Tracking
  • Dukungan ekstensi file

Penggunaan standar dari wget adalah sebagai berikut :

wget [url]

Sedangkan jika menggunakan opsi maka :

wget [opsi] [url]

Berikut beberapa opsi wget :

  • -b (background)

    Opsi ini berarti proses download tidak akan ditampilkan di terminal.

  • -c (continue)

    Opsi ini berguna jika download anda terputus, sehingga nanti wget akan mendownload berdasarkan posisi terakhir, tidak dari awal lagi.

  • -t (tries)

    Opsi ini berguna jika koneksi terputus-putus. Wget akan mengulangi sebanyak nilai yang kita berikan. Misal, -t25, maka wget akan mengulangi sebanyak 25 kali jika koneksi terputus.

  • -r (recursive)

    Opsi ini berarti wget akan mendownload isi seluruh folder.

  • -np (no parent)

    Opsi ini memerintahkan wget untuk tidak menelusuri path di atasnya. Jadi hanya di tujuan saja.

Beberapa opsi di atas hanyalah sebagian kecil dari opsi wget. Untuk lebih lengkapnya bisa dibaca di manualnya. Setiap penggunaan wget akan menghasilkan sebuah file bernama wget-log. File ini berisi dari keterangan penggunaan wget. Misal kita sedang mendownload sebuah file, maka di dalam file wget-log isinya adalah keterangan dalam mendownload file tersebut. Apalagi kalau dijalankan dalam mode background, maka proses download dapat di cek di wget-log. Untuk mengeceknya gunakan perintah :

tail -f wget-log

Selain memiliki berbagai keunggulan, wget juga memiliki beberapa kelemahan. Sebagai aplikasi text mode, wget kurang user friendly untuk pemula. Karena hanya berbasis text. Apalagi bagi orang yang baru mengenal linux, mungkin agak kesusahan menggunakan wget. Namun jika sudah terbiasa menggunakan, maka akan terasa enaknya. Emang enak pake wget …..