Awalnya sih agak males untuk posting topik ini, masalahnya di situsnya sendiri (wordpress.org) udah ada panduan installnya. Tapi berhubung ada temen juga yang nanya gimana cara installnya, ya udah akhirnya ditulis juga.

WordPress, siapa sih yang nggak kenal wordpress, sebuah situs yang menyediakan fasilitas untuk membuat blog. Untuk membuat blog di internet, kita bisa berkunjung ke wordpress.com. Tinggal sign-up di wordpress.com, kita sudah bisa menikmati sebuah blog pribadi, gratis lagi. Namun kadang kita kurang puas, walaupun domain-nya bisa kita ganti, kadang kita ingin menggunakan wordpress sendiri tanpa harus register ke situsnya, tapi menginstallnya sendiri di situs kita. Untuk itu wordpress.org menyediakan fasilitas supaya wordpress tersebut dapat diinstall sendiri di situs kita.

Prinsipnya sih gampang, pertama download dulu paket wordpressnya di wordpress.org, kemudian ekstrak paket tersebut. Kemudian upload folder wordpress hasil ekstrakan tersebut ke web hosting anda. Langkah selanjutnya sebagai berikut :

  • Buka alamat tempat kita mengupload folder/hasil ekstrakan paket wordpress. Nantinya akan terlihat gambar berikut

    wp0.png

  • Dalam penginstallan wordpress membutuhkan file bernama wp-config.php. Namun defaultnya file tersebut tidak serta merta disertakan dalam paket wordpress. Cara mengatasinya ada dua, pertama dengan membuat file wp-confi.php secara manual kemudian diletakkan satu folder dengan hasil ekstrakan paket wordpress. Yang kedua membiarkan paket wordpress membuat sendiri secara otomatis file wp-config.php. Namun cara kedua ini mengharuskan supaya folder di host kita bersifat writeable for others. Sehingga folder yang defaultnya bersifat 755 (chmod) harus bersifat 777. Sehingga sangat membahayakan dan kadang kita tidak punya akses untuk mengubahnya. Untuk itu kita akan membuat file wp-config.php secara manual. Untuk itu buat file bernama wp-config.php di folder hasil ekstrakan paket wordpress. Isikan code berikut ke dalamnya :
    <?
    define(‘DB_NAME’, ‘dbname’); // ganti dbname dengan nama database anda
    define(‘DB_USER’, ‘user’); // ganti user dengan nama user mysql anda
    define(‘DB_PASSWORD’, ‘pass’); // ganti pass dengan password mysql anda
    define(‘DB_HOST’, ‘host’); // ganti host dengan host database anda
    define(‘DB_CHARSET’, ‘utf8’);
    define(‘DB_COLLATE’, ”);
    $table_prefix = ‘wp_’; // Only numbers, letters, and underscores please!
    define (‘WPLANG’, ”);
    define(‘ABSPATH’, dirname(__FILE__).’/’);
    require_once(ABSPATH.’wp-settings.php’);
    ?>

  • Setelah disimpan kemudian refresh halaman anda. Jika tampilan sudah berubah menjadi sebagai berikut maka pembuatan wp-config.php anda sudah benar.
    wp1.png

  • Setelah itu kita masuk ke step berikutnya. Click install.php. Baca perintah yang tertulis di situ, kemudian masuk ke First Step.

    wp2.png

  • Isikan semua data yang diminta, jika sudah tinggal masuk ke menu selanjutnya (Second step).

    wp3.png

  • Yup, kita sudah sampai di tahap akhir. Disini kita sudah menerima user dan password admin wordpress kita. Dan sudah ada keterangan finish. Disini penginstallan wordpress kita sudah selesai.
    wp4.png

  • Nah, untuk mengecek apakah wordpress kita sudah mengudara atau belum, ketikkan alamat tempat kita menginstall wordpress di browser. Jika sudah terlihat gambar berikut mana anda sudah sukses dalam menginstallnya.
    wp5.png

Yupz, begitulah step-step dalam menginstall wordpress. Tidak susah memang, intinya ya cuma next-next, jadi deh. Cuma perlu perhatian dalam membaca, dan yang agak rumit cuma di bagian pembuatan wp-config.php. Pertama bingung tapi akhirnya bisa juga. Untuk dapat mengisi blog, kita dapat login dengan user dan password yang diberikan wordpress saat penginstallan. Setelah login, kita dapat mengubah layout dari blog kita, mengganti banner, password, theme, posting, dll. So, start your blog ……