Yupz, adalah salah satu acara yang diadakan sama PPTIK (Pusat Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi) UGM sebagai rangkaian dari acara Workshop Open Source For All. Sasarannya adalah untuk umum, namun karena (mungkin) kekurangan peserta (sekali lagi mungkin lho) jadinya ditambahin sama anak-anak OSSA (Open Source Student Ambassador). Jadinya kita-kita ini bisa ikut workshop gratis, ya lumayanlah, daripada mbayar dengan nominal yang lumayan….

Sesuai dengan judulnya, Road to Red hat, maka workshop kali ini lebih ditekankan dalam menggunakan distro Red hat. Dari penginstallannya, pengoperasian, hingga ke costumizing. Acaranya berlangsung dari tanggal 2 -3 Oktober 2007 bertempat di lab. komputer PPTIK UGM. Dengan dihadiri sekitar 14-an orang, acara berlangsung dengan lancar (bisa dibilang demikian). Hari pertama kita disuguhi dengan demo penginstallan Red Hat. Dari booting, partisi, sampai ke penginstallan paket-paketnya. Lumayan mboseni juga, soalnya kita cuma liat. Terus abis itu kita disuruh belajar perintah-perintah dasar linux macam ls, cd, mkdir, dll. Jam 12 kita break, aku sama dua orang temenku langsung cabut ke MasKam (Masjid Kampus) buat sholat Dhuhur. Tapi sesampainya disana kok malah sibuk ngobrol. Eh, malah kebablasen, malah jadi nggak ikut yang sesi kedua. Mbolos deh…

Hari kedua kita nyoba sendiri dalam penginstalan Red Hat, lengkap dengan pemartisian, penyetingan dan juga dengan jaringan (walaupun hanya dengan mengeset IP tok). Tapi lagi-lagi karena bosen, iseng-iseng aja kita ganti IP yang semula pake static tapi cuma lokal menjadi DHCP. So, kita-kita malah banyak browsing-nya daripada merhatiin tentornya. Waduh, gimana bisa maju kalo gini caranya, hehehe…

So far so good, tapi memang perlu ada yang di kritisi. Seperti dari segi penyaringan peserta, sepertinya publikasinya kurang booming sehingga kurang menarik minat peserta, atau kalau enggak terlalu mahal apa ya harganya (kalee). Dari segi materi, sasarannya seperti kurang terarah. Apakah untuk pemula, intermediete, atau untuk advanced. Lingkup materinya juga terlalu luas, kalau hanya fundament, harusnya hanya fundament. Tapi kok nyampe ke server apache, trafik koneksi, setting IP, dll. Harusnya hal itu tidak terlalu perlu, harusnya cukup fundament-nya saja. Seperti, penginstallan, pengoptimalan, daily use begitu…

Dari segi tentor juga ada kekurangan, mungkin dari segi penyampaian, masih belum mampu menjelaskan secara maksimal tentang materi yang dibawakan (mungkin bisa jadi pelajaran bagi saya). Juga dari segi penyampaian secara verbal ada kekurangan, kekuranglancaran dalam berkomunikasi (mungkin saya juga pernah mengalaminya) juga menurunkan wibawa tentor. Peserta juga perlu dikritik (termasuk penulis), tidak adanya perhatian terhadap tentor cukup membuat adanya gap antara tentor dan peserta. Karena ketika materi disampaikan, peserta malah banyak yang sedang browsing, chatting, dll. Sebagai tentor mungkin hal tersebut akan mengecewakan dirinya. Tapi ya apa boleh buat, mungkin karena kesalahan memilih peserta yang gratisan (cuma asal comot).

Tapi yang namanya blogger memang cuma bisa mengkritisi, masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Dari segi EO, tentor, materi, bahkan sampai ke peserta. Tapi yah, bolehlah buat ngisi waktu, daripada ikut kuliah, lagi pengen mbolos dari kuliah, hehehe ….