Enak banget nie, semua dosen di kampusku dapet fasilitas netbook. Baik yang udah punya maupun yang ndak punya, bikin mupeng pokoknya . Dapet infonya udah lama sih, dan rumornya kami (NightLogin) yang bakal ngoprek netbook itu. Dan ternyata benar, suatu ketika (*halah*) Dedy datengin aku, intinya suruh nyiapin 5 orang dari NightLogin buat jadi tim netbook . Wah, kesempatan nie, jadi orang *pertamax* yang nyoba netbooknya , walau nantinya tetep nggak bakal dikasih ke tim ngopreknya .

Anyway, lanjutkan!!! (*bukan kampanye lho*). Secara spesifikasi, HP Mininote 2140 itu pake Atom N270 1,6 GHz, 2GB RAM, 160 GB HDD, layar 10,1″ dengan resolusi 1024×576, dan fitur2 standar lainnya seperti webcam, wifi (broadcom), vga out, speaker, dll. Ini udah bundle dengan Windows XP Home Edition SP2. Hemm , sepertinya bakal menyenangkan ngoprek netbook ini.

Ternyata netbook dosen ini nantinya akan diinstall linux juga didalamnya. Setelah menimang-nimang, diputuskan pake UNR (baca=Ubuntu Netbook Remix) saja, yaitu ubuntu yang sudah dioprek untuk fit di resolusi netbook (1024×576). Pertama-tama image UNR diekstrak ke UFD (baca=plesdis) dulu, karena tipenya img, maka perlu pake tool usb-imagewriter. Abis itu langsung coba booting ke UFD. Ternyata keluar error , lupa saya errornya. Setelah baca-baca, ternyata errornya disebabkan karena di BIOS dual corenya di enable, supaya UNR dapat berjalan dual corenya harus di disable. Setelah di disable baru UNR dapat dibooting.

Namun masalah ternyata tidak berhenti di situ. Ternyata kalau booting UFD dari kondisi netbook mati, ternyata UFD gagal di booting . Layar akan freeze hitam, dan tidak terjadi apa-apa. Solusinya harus masuk ke Windows dulu, *colok* UFDnya, baru kemudian direstart, baru pilih booting lewat UFD. Huff, akhirnya bisa juga booting UNR, ribet ternyata . UNR sukses dibooting, tapi jangan senang dulu, karena kembali datang masalah berikutnya . Ketika mau resize harddisk, ternyata ndak bisa, muncul tanda seru di harddisk , padahal syudah di defrag lho.

Waduh, ya syudah, terpaksa pake partition magic (bajakan). Tapi ndak punya, ya syudah, pake EPM saja (saya lupa singkatannya). Dia free, dan ternyata bisa resize partisi. Setelah itu dia minta restart, tapi setelah restart, ternyata muncul laporan kalau ada sesuatu yang error di dalam partisi . Dari situ aku curiga , kalo permasalahan nggak bisa resize partisi emang karena ada yang error di partisi. Habis itu aku lakukan chkdisk di dua buah netbook, setelah selesai yang satu aku coba pake EPM, satunya lagi aku booting lagi pake UNR, terus coba resize partisi pake GParted. Dan ternyata dugaanku benar , setelah di chkdisk, partisi langsung bisa diresize.

Abis itu UNR langsung diinstall, sukses . Langsung cek semua hardware, sound, wifi, webcam, compiz, semua berjalan lancar . Dual boot berjalan sempurna, namun jangan lupa, jangan sekali-kali mengenable dual corenya, kalau masih mau menggunakan linux. Secara keseluruhan, UNR bisa berjalan normal di HP mininote 2140, tapi dengan catatan dual core di disable .