Seperti kebalikan dari sejauh mata memandang, yang berarti kita harus melebarkan wawasan, meluaskan cakrawala, jangan hanya berhenti dengan apa yang ada di depan kita. Tapi yang aku alami ini adalah sebaliknya, sedekat mata memandang, apa sih maksudnya sedekat mata memandang?

Ini berkaitan dengan *kebodohan* yang kemaren saya lakukan. Jika kita menghadapi komputer, nggak mungkin kan monitornya letaknya jauh, pasti dekat, sejauh-jauhnya letak monitor paling hanya sekitar 1/2 meteran. Tapi itu pula yang terjadi di aku, dalam jarak sedekat itu, hal yang bodoh bisa saja terjadi. Apakah itu, aku mendelete beberapa topic di blog ini.

Awalnya cuma pengen ndeletin draft-draft yang nggak kepake, tapi kok malah ndeletin topic-topic yang udah ke post. Bener-bener nggak merhatiin mana yang draft mana yang post, duh. Mana yang kedelete nggak cuma satu lagi, berapa ya, lupa, duh duh duh…

Ya sudahlah, apa boleh buat, cuma bisa menjadi pelajaran aja, Sedekat Mata Memandang, ya kita juga harus memperhatikan dengan cermat apa-apa yang ada di dekat kita, di sekitar kita. Jadi nggak cuma yang jauh-jauh aja, yang dekat diperhatiin juga dong, hehehe…