Lho, kok review tentang ini lagi? Bukannya kemaren udah?Tenang aja, namanya emang hampir sama, tapi ini bukan Jejamuran, tapi D’jamuran. Sebuah warung makan yang memiliki menu hampir sama, tapi tempatnya berbeda. Yang satu di Sleman sana, yang ini cuma di pogung saja. Ya, cuma di Jl. Pandega Marta 180 Pogung Yogyakarta, sangat dekat dengan linkungan kampus UGM, apalagi dengan fakultas teknik.

Tempatnya terletak di pinggir sawah, jadi nuansa sawah sangat terasa disini (ya iyalah). Sebenarnya ini sudah kedua kalinya saya makan disini, tapi baru bisa ngereview sekarang. Sekilas ketika melihat daftar menunya sepertinya tidak beda jauh dengan menu di Jejamuran. Tapi tunggu dulu, jangan berkesimpulan bahwa makanannya sama sebelum anda mencobanya.

Karena hari ini saya agak pilek, maka saya memesan tongseng jamur, walaupun kemaren udah ngerasain tongseng jamur juga. Sementara pacar (sama pacar lagi) memesan sate jamur. Kemaren dia nyesel nggak mesen sate jamur di Jejamuran.Sekilas tongseng yang disajikan seperti jamur yang dimasukkan ke dalam kuah tongseng (ya emang sih), kemudian satenya terlihat jamurnya besar-besar. Hemm, sepertinya enak.

Tongseng JamurSate Jamur

Untuk tongseng jamur saya akui enak. Kuah tongsengnya benar2 nendang, mantab. Seperti kuah tongseng kambing, tapi ini kambingnya diganti dengan jamur. Memberikan rasa yang berbeda. Lumayan mengobati pengen makan tongseng kambing. Mengurangi asupan lemak dan kolesterol juga.Untuk satenya sekilas terasa seperti sate ayam, walaupun ketika jamurnya digigit jamurnya tetap terasa. Tidak seperti di Jejamuran, dimana ketika jamurnya dimakan tidak terasa seperti jamur. Dan bentuknya yang kelihatan besar ternyata adalah jamur yang dilipat dan dipadatkan, sehingga tampak besar.

Sekarang yang paling penting nie, yaitu soal harga. Yang ini selalu jadi pertimbangan dong kalau makan, bikin kantong kempes nggak nie.Untuk satu porsi sate jamur, satu porsi tongseng jamur, dua piring nasi, satu es lemon dan satu es jeruk, kami cuma mengeluarkan uang sejumlah Rp 18.500,-. Sate jamur @ Rp 6.000,-, tongseng jamur @ Rp 5.500,-, nasi @ Rp 2.000,-, es lemon dan es jeruk @ Rp 1.500,-. Yah walaupun dari segi rasa agak dibawah Jejamuran, tapi dengan harga yang juga di bawah Jejamuran dan letaknya yang relatif dekat dengan kampus menjadi pertimbangan tersendiri untuk makan disini.

Kesannya makan di D’jamuran enak, tempatnya juga enak, dekat, dan harganya murah lagi. Walaupun mungkin agak kalah dibanding warung lain yang sejenis, tapi warung ini tetap layak dijadikan tujuan kuliner. Selamat makan…